Samosir, 4 Agustus 2025 – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sumatera Utara mendampingi tim dari Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi dan Balai Pengujian Kesehatan Ikan dan Lingkungan (BPKIL) Serang dalam kegiatan pengambilan sampel ikan di wilayah perairan Danau Toba, Kabupaten Samosir.
Kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan adanya kematian ikan di Desa Tanjung Bunga, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir. Menyikapi hal tersebut, Bidang Perikanan Budidaya DKP Sumut segera melakukan koordinasi dengan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), khususnya Direktorat Air Tawar, serta dinas yang membidangi perikanan di tujuh kabupaten sekitar Danau Toba.
Berdasarkan hasil koordinasi, diputuskan untuk melakukan pengambilan sampel di beberapa titik, yaitu:
- Aliran sungai masuk ke Danau Toba
- Lokasi budidaya ikan (Keramba Jaring Apung/KJA)
- Aliran air keluar dari Danau Toba
Adapun jenis sampel yang diambil meliputi: air sungai masuk, air di sekitar lokasi budidaya (KJA), ikan, serta endapan lumpur. Seluruh sampel tersebut akan dibawa ke laboratorium BBPBAT Sukabumi dan BPKIL Serang untuk dilakukan analisis lebih lanjut, guna mengetahui kondisi kesehatan ikan sekaligus kualitas air di kawasan Danau Toba.
Dalam kegiatan ini, turut serta mendampingi dinas yang membidangi perikanan dari tujuh kabupaten di kawasan Danau Toba, yaitu:
- Kabupaten Karo
- Kabupaten Dairi
- Kabupaten Humbang Hasundutan
- Kabupaten Samosir
- Kabupaten Tapanuli Utara
- Kabupaten Toba
- Kabupaten Simalungun
Langkah ini diharapkan dapat menjadi dasar penanganan yang tepat serta langkah pencegahan ke depan, demi menjaga kelestarian ekosistem Danau Toba sekaligus keberlanjutan usaha perikanan budidaya di wilayah tersebut.



