Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia melakukan kunjungan langsung ke lokasi Keramba Jaring Apung (KJA) di Danau Toba, salah satu sentra utama perikanan budidaya di Sumatera Utara.
Dalam kunjungan tersebut, Deputi didampingi oleh tim dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Utara, antara lain Kepala Bidang Perikanan Budidaya, Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP), serta analis akuakultur. Hadir pula Kepala Bidang Perikanan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Simalungun yang turut mendampingi jalannya diskusi di lapangan.
Kegiatan ini difokuskan pada dialog mengenai pengembangan perikanan budidaya yang berkelanjutan. Deputi menekankan bahwa sektor perikanan budidaya, termasuk yang berkembang di kawasan Danau Toba, memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Selain sebagai sumber protein hewani yang sehat dan bergizi, perikanan budidaya juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan, khususnya dari sektor akuatik.
Danau Toba, selain dikenal sebagai destinasi pariwisata kelas dunia dengan keindahan alamnya yang menakjubkan, juga menyimpan potensi besar dalam pengembangan perikanan budidaya air tawar. Dengan pengelolaan yang tepat, berkelanjutan, serta ramah lingkungan, potensi ini dapat memberikan kontribusi besar bagi kemandirian pangan Indonesia sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta para pelaku usaha perikanan budidaya dalam mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya Danau Toba. Ke depan, pembangunan sektor perikanan budidaya akan terus diarahkan pada konsep pangan sehat, lestari, dan berkelanjutan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga mendukung gaya hidup sehat serta menjaga kelestarian lingkungan.



